Basarnas: Hentikan Penyebaran Video Evakuasi Tanpa Sensor

BANGSAONLINE.com - Video proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8 tanpa sensor beredar di media sosial dan memicu keresahan keluarga korban. Basarnas meminta pihak yang mengunggah maupun mengelola akun segera menghapus dan tidak kembali menyebarluaskan dokumentasi tersebut.

Kasubbag Umum Basarnas Banjarmasin, Budiono, menegaskan penyebaran video tanpa sensor harus dihentikan demi menghormati korban dan keluarga yang berduka.

“Video-video yang sudah terekspos itu, harapan saya bagi seluruh pengelola media sosial. Supaya gambar yang sudah telanjur diposting itu jangan sampai terekspos lagi ke publik,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Ia menambahkan, keluarga korban perlu ruang untuk berduka tanpa harus melihat kembali dokumentasi evakuasi yang beredar di media sosial. Budiono mengimbau masyarakat lebih bijak dalam memilih konten yang dibagikan.

“Kita hargai keluarga korban, mohon untuk lebih bijak,” katanya.

Sejumlah video memperlihatkan proses evakuasi korban dari dalam badan kapal tanpa penyensoran. Penyebaran tersebut memunculkan reaksi masyarakat karena dinilai tidak mempertimbangkan privasi dan perasaan keluarga.

Basarnas memastikan pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 masih dilakukan tim SAR gabungan melalui penyelaman ke badan kapal. Berbeda dengan dokumentasi yang beredar, materi visual resmi Basarnas telah melalui proses penyensoran untuk menjaga martabat korban.

Hingga hari ke-16 pencarian, kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, menyebabkan 108 orang dinyatakan selamat, 71 meninggal dunia, dan 64 lainnya masih dalam pencarian. (rom)