Rangkaian kegiatan diawali dengan sholawatan, pembacaan Yasin dan tahlil, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan, tausiyah Gus Hisa Al-Ayyubi, doa bersama, dan santunan bagi anak yatim piatu. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas sebagai momentum refleksi sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Di depan wartawan, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo P.S. mengatakan peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan menjadi momentum untuk kembali mendoakan para korban serta memberikan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Mari kita doakan para almarhum dan almarhumah. Semoga amal ibadahnya diterima, dosa-dosanya diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ujar Kombes Pol Danang.




