Petugas saat melakukan pemeriksaan pada korban. foto: suwandi/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Masrap (82), warga RT 2 RW 5, Dusun Rembut, Desa Kumpul Rejo, Kecamatan Parengan, Tuban meninggal usai disambar petir, Senin (18/1). Masrap meninggal dengan luka bakar di bagian dada hingga perutnya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban berada di lahan persawahan desa setempat sedang menggembalakan kambing miliknya. Namun, mendadak cuaca mendung disertai gerimis. Naas, tiba-tiba ada petir yang menyambar Masrap hingga mengakibatkan dirinya meninggal seketika.
BACA JUGA:
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
PLT Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabuaten Tuban, Joko Ludiono ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa petugas telah mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian.
"Setelah mendapatkan laporan, petugas BPBD bersama Perangkat Desa dan Kepolisian langsung ke lokasi untuk mengevakuasi korban,” ujar Joko.
Lanjut Joko, saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Hal itu dilakukan setelah pihak keluarga meminta jenazahnya untuk dipulangkan.
Joko mengimbau agar warga waspada ancaman petir, terlebih pada musim penghujan ini. "Sebaiknya masyarakat menghindari berada di tanah lapang saat hujan atau gerimis," imbaunya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




