Untuk mewujudkan itu, PG ingin berpartisipasi memberikan input (masukan) terhadap pemberdayaan pemuda di desa-desa untuk mengembangkan sektor pertanian. "Ini upaya kami agar pertanian di Nusantara ini makin diminati. Khususnya generasi muda. Sebab, pertanian saat ini belum sesuai yang diinginkan," tuturnya.
"Karena itu, PG kerja sama dengan menggandeng Patra dan Karang Taruna untuk menumbuhkan gelora anak muda agar mereka terjun di sektor pertanian," imbuhnya.
Pendiri Patra, Imam Suyono, menyatakan, lahirnya Patra tersebut awalnya diilhami dari rasa keprihatianan, karena anak petani menjauh dari pertanian. "Kami sedih melihat anak-anak petani tidak mau bekerja di sektor pertanian," katanya.
Kemudian, lanjut Imam, dirinya memulai gerakan untuk menggelorakan para pemuda agar suka bertani.









