Jatim Tawarkan Investasi Farmasi kepada Belgia

“Jatim tidak pernah ada kekacauan. Jika ada demonstrasi tetapi terkendali, semua masukan dari masyarakat diakomodir oleh pemerintah,” tuturnya.

Sukardi juga memaparkan kondisi kinerja investasi di Jatim selama lima tahun terakhir. Total realisasi investasi tahun 2009 sebesar Rp. 34,09 triliun dan tahun 2013 meningkat sebesar Rp. 145,06 triliun. “Ini artinya Jatim mengalami peningkatan sebesar 325,52 persen dalam kurun waktu 5 tahun (2009-2013), dengan pertumbuhan rata-rata sebanyak 65 persen per tahun,” ujarnya.

Total persetujuan izin prinsip tahun 2009 mencapai Rp. 43,09 triliun, dan tahun 2013 meningkat sebanyak Rp. 113,64 triliun atau meningkat sebesar 163,73 persen dalam kurun waktu 5 tahun. “Jadi rata-rata pertumbuhan untuk persetujuan izin prinsip mencapai 32,75 persen per tahun,” katanya.

Sementara itu, untuk proporsi total realisasi investasi terdiri dari PMA sebanyak 23 persen, PMDN sebanyak 24 persen, dan PMDN non fasilitasi sebanyak 53 persen. Sehingga peluang PMA untuk mengembangkan investasi di Jatim masih terbuka lebar.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Jatim Tawarkan Investasi Farmasi kepada Belgia - Halaman 2