Karena belum surut, ia tak memiliki aktivitas apapun karena perabotan rumah tangganya telah diselamatkan pada malam lalu.
Sementara itu, sejumlah relawan terus bersiaga di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Syarizal Pahlevi dan Roni Hidayat mengungkapkan pihaknya bersama para relawan kemanusiaan mengantisipasi bencana banjir ini. "Kami bersiaga di daerah rawan mengantisipasi apabila terjadi bencana lebih besar," ujarnya.
Ia mengungkapkan, di kedua kecamatan ini rendaman air dengan ketinggian 20-30 cm. "Genangan air merendam pemukiman dan akses jalan," paparnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Mohammad Zaini mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrim ini.










