Menelusuri Jejak Kampung Religi di Surabaya (11): Pesantren Bureng Terima Mantan Pecandu Narkoba

“Dengan ikutnya para orang tua calon santri saat mendaftar, berarti mereka sudah memasrahkan anaknya untuk dididik di Bureng ini. Supaya ada doa (takdzim) serta ada keterlibatan mereka,” tutur ayah tiga anak ini.

Sebut saja Muhammad Said Wafi, lelaki kelahiran Gresik 21 tahun lalu ini adalah salah satu dari 60 santri yang mukim (mondok) di pesantren Bureng. Said, sapaan akrab Muhammad Said Wafi memiliki alasan tersendiri mau mendalami ilmu agama di Ponpes Bureng.

“Awalnya memutuskan untuk mondok di Bureng ini karena orang tua menginginkan saya untuk mondok lagi di samping kuliah,” jelas alumni Madrasatul Quran Tebuireng, Jombang ini.

Informasi tentang Ponpes Bureng ini ia dapat dari mahasiswa Unesa yang bertemu saat pendaftaran, yang kebetulan seorang santri Bureng. Kemudian, diantarlah Said bersama orang tuanya untuk melihat-lihat Ponpes Bureng.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: