Caranya, di bawah foto anak-anak berpakaian branded itu, diberi keterangan foto bertuliskan, "Disewakan pakaian". Namun yang membuat curiga adalah harga sewanya, yakni Rp 7,5 juta.
Tentunya, Cak Borgol duduk ongkang-ongkang sambil ngatur bisnisnya dari satu rumah tersembunyi.
Yulia Ivanova, juru bicara Komite Investigasi Rusia mengatakan: "Menurut media, pencipta situs web yang mengiklankan pakaian anak-anak ternyata menawarkan layanan seks anak-anak. Bahkan mereka bersedia mengirim barang sewaan ke luar Moskow. Jika selesai, cukup taruh di depan pintu, nanti ada yang mengambilnya. Hanya saja, ada biaya tambahan. Pembayaran untuk layanan seks ini hanya dengan cryptocurrency, uang digital."
Transaksi dinegosiasikan di web messenger yang dikenal karena kerahasiaannya. "Ada juga foto seorang anak yang benar-benar telanjang pada liburan pantai," kata laporan itu.










