Dahsyat Bro! Pagi Kuliah, Siang Narik Ojek Online, Gadis Ini Lulus Cumlaude dari Unnes

Waktu luang kah? Juga tidak. Sebab, Faaiq juga sebagai anggota BEM KM. Bahkan dia ketua BSO di jurusan. Ternyata, ini resepnya. “Untuk narik, itu saya kerja hanya ketika weekend dan libur. Kalau cuma narik sekali dua kali rugi di bensin. Jadi saya full seharian narik kalau libur kuliah. Organisasi tetap jalan, soalnya saya kebanyakan kerja di balik layar. Sama orderan vector pun gak menentu, jadi kadang ngerjain malem.”

Adapun Sandi Firmanto (20), mengaku bahwa menjadi driver ojek online lebih menguntungkan daripada kerja sampingan lain. “Enaknya ojek online itu waktunya nggak nentu. Misalnya kalau kita lagi pengen narik ya narik. Atau lagi nggak pengen ya nggak papa. Terus kalau masalah gaji kayaknya juga lebih banyak kalau jadi driver ojek online,” kata dia.

“Pas hari Jumat sampai Minggu, biasanya orderan sampai keliling Semarang. Tapi pas hari kuliah, orderan di sekitaran kampus saja,” kata mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi ini.

Pendapatannya, rata-rata mencapai Rp 50 ribu untuk hari Minggu, dan kisaran Rp 25 ribu untuk hari biasa.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: