
(Husni Thamrin (baju batik nomor 3 dari kanan) dan Andy Sudirman (nomor 6 dari kanan) foto bersama dengan para caleg, antara lain: EM Mas'ud Adnan, Umi Nadiroh, Mooi Dina Kartikasari, Suprihatin, Muhidin Arsad, Suparno dan Kordapil 3 Arif. foto: istimewa)
Namun pada 1986 PPP punya kantor sendiri di Jalan Adtiyawarman Surabaya. “Saat itu Kiai Mujib Ridhwan menyatakan, setelah 8 tahun PPP menyusu ke NU sekarang kita lepas,” kata Husni Thamrin menirukan ucapan Kiai Mujib Ridhwan saat itu. “PPP pindah ke kantor ini (kantor PPP sekarang-Red) pada Senin Kliwon 2 Juni 1986,” ungkap Husni Thamrin kepada bangsaonline.com usai acara.
Husni Thamrin berharap PPP meraih kejayaannya kembali. “Pada tahun 1979 PPP dapat 16 kursi di DPRD Kota Surabaya. Semoga pada pemilu 2019 nanti PPP meraih kejayaanya kembali,” harapnya yang langsung disambut amin oleh para caleg dan pengurus PPP yang hadir.










