Kapolsek Waru Kompol Saibani memeriksa kondisi korban.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kasus meninggalnya penumpang bus kembali terjadi. Kali ini korban bernama Maryani (59) Warga Desa Gandusari, Kec. Gandusari Kab Trenggalek.
Ia meninggal di dalam bus Harapan Jaya jurusan Trenggalek - Surabaya. Korban diperkirakan meninggal saat bus perjalanan sampai di jalan raya Sepanjang, Sidoarjo.
BACA JUGA:
- Sidang Kasus Penggelapan di Sidoarjo, PT Dynasti Indomegah Klaim Belum Terima Pembayaran
- Puluhan Atlet Berkuda Memanah Adu Skill Bersaing di Porkab Sidoarjo 2026
- BHS Salurkan 120 Ekor Sapi Kurban, Sidoarjo Kebagian 9 Sapi dan 1 Kambing
- Sapi Kurban 700 Kilogram Tercebur Sungai di Sidoarjo, Evakuasi Berlangsung 2 Jam
Kapolsek Waru Kompol Saibani langsung mendatangi TKP begitu mendapat laporan adanya penumpang bus yang meninggal. Ia mengatakan, bahwa korban hendak menemui adik iparnya di Perum Lembah Harapan, Wiyung Surabaya.
Diketahui, korban berangkat dari Trenggalek sekira pukul 13.40 WIB menggunakan Bus Harapan Jaya Nopol AG-7433-NS duduk di belakang sopir. Namun ketika dalam perjalanan, korban sempat mengeluh perutnya sakit.
Marsidi, penumpang bus lain yang duduknya berseberangan mengungkapkan bahwa korban memang terlihat letih sepanjang perjalanan. Korban juga mengaku tidak pernah naik bus.
Hingga sampai di jalan raya Sepanjang, sopir bus bernama Said Amir mengetahui korban dalam kondisi batuk-batuk. Mengetahui hal ini, Marsidi sempat menghampiri korban dan mengusap mulutnya dengan bajunya.
Heru Widianto, kenek bus, juga datang untuk membantu. Ia sempat memijat tangan kanan korban, yang diketahui sudah dalam kondisi lemas. Ketika sampai pada penurunan penumpang, korban diketahui sudah meninggal dunia.
Atas kejadian ini, Kompol Saibani menyatakan petugas telah melakukan olah TKP. "Kami membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk dimintakan Visum Et Repertum," jelasnya. (cat/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




