Bung Karno Ngakak, saat Mbah Wahab Ludahi Kemaluan Patung di Istana Bogor

Mbah Wahab - cerita Kang Mukhlas - langsung meludahi kemaluan patung laki-laki itu. Karuan saja Bung Karno kaget. Tapi kekagetan Bung Karno belum hilang, tiba-tiba Mbah Wahab bilang. “Patung laki-laki itu terangsang pada patung perempuan itu,” kata Mbah Wahab. Makanya (dari kemaluannya) keluar sperma (air ludah). Bung Karno langsung ngakak. Ia tertawa terpingkal-pingkal.

Mendengar cerita Kang Mukhlas itu, para kiai yang lagi jagongan di pelataran Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng langsung tertawa.

Lalu Mas’ud Adnan menimpali. Menurut dia, suatu saat Mbah Wahab naik kereta api. Saat itu Republik Indonesia (RI) lagi genting karena para aktivis Partai Komunis Indonesia (PKI) lagi merajalela dan sewenang-wenang. Para aktivis dan simpatisan PKI banyak mengincar kiai NU untuk dibunuh. Karena itu Mbah Wahab waspada. Mbah Wahab yang biasa pakai kopyah putih dan bersorban mencopot semua atribut kekiaiannya. Mbah Wahab tampil gaul tanpa kopyah sehingga orang-orang “pangling” dan tak tahu kalau lelaki itu Mbah Wahab, ulama yang sangat disegani.

Tapi saat kereta api menjelang berhenti di stasiun tiba-tiba seorang perempuan menyapa Mbah Wahab dengan penuh takdzim (hormat). Karuan saja Mbah Wahab kaget. Mbah Wahab penasaran. Padahal Mbah sudah menyamar.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: