Dalam sambutannya, Emil Dardak panggilan akrab Wagub Jatim mengatakan, Provinsi Jatim menaruh perhatian akan kelestarian ekosistem mangrove. Sebab, ekosistem mangrove memiliki banyak fungsi dan manfaat dalam menjaga keseimbangan lingkungan pantai.
“Banyak sekali manfaat mangrove seperti pelindung erosi dan abrasi air laut, penyangga dan pencegah intrusi air laut, tempat berlindung atau berkembang biaknya berbagai jenis fauna dan biota laut, sumber pendapatan masyarakat, serta sebagai mitigasi bencana,” ujarnya.
Dijelaskan, Indonesia dikaruniai mangrove terluas yang mencapai 20 persen dari luas mangrove di dunia dan juga memiliki keanekaragaman hayati yang terbesar, serta strukturnya paling bervariasi. Berdasarkan hasil penelitian, lebar tanaman mangrove sekitar 100 meter dengan ketinggian akar sekitar 30 cm sampai 1 meter dapat mereduksi tsunami hingga 90 persen.
“Mangrove juga memiliki kemampuan menyerap emisi Gas Rumah Kaca (GRK) 5 kali lebih baik dari tanaman hutan lainnya. Sehingga ekosistem mangrove perlu tetap terus dipertahankan sebagai bagian upaya kita untuk menangani masalah lingkungan,” jelas Mantan Bupati Trenggalek ini.









