Gubernur Khofifah Beberkan Potensi Investasi Jawa Timur di Depan Forum AEGIS 2019

Pembukaan poros baru industri ini bagian dari upaya pemerataan ekonomi Jatim yang selama ini mayoritas berputar di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuran, dan Gresik.

Menurut Khofifah, sektor industri kimia dasar, seperti industri semen, farmasi, bahan makanan, serta petro kimia sangat berpotensi dikembangkan dengan dukungan investasi asing.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, lanjut Khofifah, cukup menggembirakan. Ekonomi Jawa Timur tahun 2018 (y-o-y) tumbuh sebesar 5,50 persen, dengan laju inflasi mencapai 2,86 persen (y-o-y). Sedangkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur semester 1 tahun 2019 (y-o-y) sebesar 5,64 persen, dan laju inflasi mencapai angka 2,36 persen (y-o-y).

Sedangkan PDRB komulatif Jawa Timur tahun 2018 sebesar Rp. 2.189,783 triliun. Tiga sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB adalah bidang usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 7,63 persen, jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,61 persen, serta industri pengolahan sebesar 7,55 persen.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Gubernur Khofifah Beberkan Potensi Investasi Jawa Timur di Depan Forum AEGIS 2019 - Halaman 2