Para pelajar SMP tampak memenuhi jalan di depan SMAN 2 Kota Probolinggo, lokasi pertandingan futsal.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Turnamen futsal tingkat SMP se-Kota/Kabupaten Probolinggo nyaris bentrok, Kamis (14/11). Akibat insiden itu, arus lalu lintas depan SMAN 2 Kota Probolinggo sempat mengalami macet.
Informasi di lapangan menyebutkan, insiden itu bermula saling olok antar supporter ketika tim SMPN 6 bertanding dengan SMPN 7. Beruntung, peristiwa kisruh itu tidak sampai menimbulkan bentrok fisik. Meski puluhan supporter berusaha masuk dengan mendobrak pintu pagar SMAN 2.
BACA JUGA:
- KONI Kabupaten Probolinggo Cairkan Reward Rp1,1 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Peraih Medali Porprov
- Mega Guntara Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Kota Probolinggo Periode 2026-2031
- 12 Camat di Kabupaten Probolinggo Resmi Dilantik Jadi PPATS
- Pengadaan Alkes RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Diselidiki Polda Jatim

Salah satu panitia, Zainullah saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengaku tidak tahu apa motif penyebab terjadinya insiden tersebut. "Saya tidak tahu, coba tanyakan kepada ketua panitianya, Pak Eko," kilahnya.
Zainullah hanya menjelaskan, jika pertandingan futsal tersebut diikuti oleh siswa se-Kota dan Kabupaten Probolinggo.
Sementara itu, gelar pertandingan futsal antar siswa SMP itu menuai sorotan dari warga setempat. Pasalnya, giat itu tidak melibatkan petugas keamanan. Terbukti, saat insiden itu terjadi, tidak satu pun petugas keamanan yang datang.
“Seharusnya pihak panitia melibatkan petugas keamanan. Jika kejadian ini sampai terjadi bentrok fisik, siapa nanti yang akan bertanggungjawab,” tandas seorang warga setempat saat di lokasi kejadian. (prb1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




