Jumat, 23 April 2021 00:26

Perkumpulan Tionghoa di Kota Mojokerto Berikan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19

Rabu, 08 April 2020 19:43 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Rochmad Aris
Perkumpulan Tionghoa di Kota Mojokerto Berikan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19
Penyerahan bantuan dari perwakilan warga Tionghoa ke Wali Kota Mojokerto.

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pandemi Covid-19 yang meluas di seluruh negeri, secara tidak langsung berimbas pada perekonomian masyarakat di berbagai daerah, tak terkecuali di Kota Mojokerto. Hari ini (Rabu, 8/4), Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, menerima bantuan sembako dari perkumpulan warga Tionghoa yang ada di Kota Mojokerto.

Bantuan yang diberikan secara simbolis oleh Ketua Perkumpulan Warga Tionghoa, Moher, diharapkan dapat membantu warga Kota Mojokerto yang terdampak Covid-19. Bantuan sembako tersebut, berupa beras sebanyak enam ton, minyak goreng satu ton, gula pasir satu ton dan 500 kardus mie instan.

"Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang saat ini sedang kehilangan pekerjaan dan lesunya ekonomi sebagai dampak dari virus Corona. Melalui bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami warga Tionghoa kepada saudara-saudara kita. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi mereka yang sedang membutuhkan," kata Moher.

Bantuan tersebut lanjut Moher, diharapkan mampu meringankan beban mereka yang terdampak pandemi Corona. Terutama bagi warga yang berpenghasilan rendah dan para pekerja yang dirumahkan oleh perusahaan akibat imbas dari Covid-19. "Semoga, bantuan ini tepat sasaran dan bisa sedikit meringankan beban mereka," imbuhnya.

BACA JUGA : 

Ekonomi Tiongkok Tumbuh 20 Persen, India 12 Persen Tapi Covid-19 Gila-gilaan

Peringati Hari Hemofilia Sedunia, Wali Kota Ning Ita Bersama Kapolres Mojokerto Kota Donor Darah

Terjangkit Covid-19, Apakah Aman Ibadah Puasa?

Jelaskan Alasan Mudik Lebaran Dilarang, Anggota DPR RI Aminurokhman Beri Contoh Kasus di India

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyambut hangat bantuan yang dikoordinir dari perkumpulan warga Tionghoa di Kota Mojokerto. Nantinya bantuan-bantuan tersebut akan disalurkan melalui satuan gugus tugas (Satgas) bidang logistik dan perekonomian yang membidangi. Sehingga, bantuan akan tersalurkan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.

"Selain bantuan dari warga Tionghoa, kami pemerintah daerah melalui satgas-satgas yang membidangi telah memetakan perekonomian di Kota Mojokerto agar tetap stabil. Supaya warga tidak panic buying. Kami memastikan, semua kebutuhan bahan pangan, seperti beras, gula, minyak masih cukup ketersediaannya sampai tujuh bulan kedepan atau hingga akhir tahun ini," tegasnya.

Perlu diketahui, Pemerintah Kota Mojokerto terus melakukan berbagai upaya dalam mempercepat penanggulangan pencegahan penyebaran Covid-19 sesuai arahan Presiden RI. Mulai dari penerapan protokol kesehatan, meliburkan sekolah dan menghentikan sementara waktu kegiatan yang bersifat mengundang massa. Serta percepatan penanganan melalui satuan gugus tugas (Satgas) yang dibentuk setiap daerah.

Dalam hal ini, melalui Satgas Ekonomi, terus menjaga ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di masyarakat, mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying, menjaga kelancaran dan keamanan distribusi bahan pokok serta pengadaan pasar murah berupa sembako di setiap pasar tradisional melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan. (ris/ian)

​Cendekiawan Muslim tak Tahu Jumlah Juz Al-Quran
Rabu, 21 April 2021 22:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 10 ini bercerita tentang seorang menteri yang juga pengurus organisasi cendekiawan muslim. M Mas’ud Adnan - narator anekdot Gus Dur - bercerita bahwa pada akhir kekuasaan ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...