Masjid Al-Akbar Surabaya Dibuka, Gus Sofi: Silakan Asal Keselamatan Jiwa Terjaga

“Ibarat demi salat tahajud tapi salat subuh jadi korban kesiangan. Kalau dengan tahajud dipastikan menyebabkan Subuh kesiangan, maka salat tahajud hukumnya jadi haram baginya. Demikian pula salat berjamaah di masjid. Kalau menurut pemerintah atau ahli kesehatan dianggap berbahaya atas indikator kesehatan yang nyata, maka salat berjamaah di rumah adalah pilihan terbaik untuk dilakukan,” tegas Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga itu.

Seprti diberitakan BANGSAONLINE.COM, setelah sekian bulan ditutup, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya akhirnya dibuka kembali untuk menggelar Jumatan. “Sejak Jumat akhir Ramadan lalu. Jumatan yang akan datang berarti jumatan yang keempat,” kata Dr. KH. M. Sudjak, Ketua Dewan Pelaksana Pengelola Masjid Nasional Al-Akbar Kota Surabaya kepada BANGSAONLINE.COM, Selasa (2/6/2020) malam.

Tapi syaratnya sangat ketat. Karena harus mematuhi protokol kesehatan. “Jarak antara makmum dan makmum lainnya dua meter,” kata Kiai Sudjak sembari memperagakan jarak yang cukup jauh.

Jadi, jarak kesamping sepanjang dua meter, begitu juga jarak ke depan dan ke belakang. “Karena itu jemaah meluber,” kata Kiai Sudjak lagi.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: