Tarawih Perdana, Jemaah Masjid Al Akbar Surabaya Penuh, Mengakomodasi NU-Muhammadiyah

Tarawih Perdana, Jemaah Masjid Al Akbar Surabaya Penuh, Mengakomodasi NU-Muhammadiyah Jemaah shalat tarawih full di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (18/2/226). Foto: m. maas'ud adnan/bangsaonline

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Kota Surabaya diguyur hujan. Namun hujan gerimis yang turun hingga pukul 20.30 WIB itu tak menyurutkan semangat warga Surabaya dan sekitarnya melaksanakan shalat tarawih perdana.

Pantauan BANGSAONLINE di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, jemaah terus berdatangan, meski hujan gerimis. Mereka umumnya naik mobil dan sepeda motor. 

Masjid megah yang diresmikan Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 10 November 2000 itu memang menggelar shalat tarawih perdana pada Rabu (18/2/2026) malam ini.

Jemaah laki dan perempuan berduyun-duyun memenuhi masjid berkapasitas 36.000 orang yang dibangun di atas tanah di atas lahan seluas 11,2 hektar (atau 112.000 meter persegi). Sekedar informasi, masjid yang berlokasi di Pagesangan, Surabaya Selatan ini memiliki luas bangunan mencapai 28.509 meter persegi.

Menjelang pukul 19.00 WIB jemaah mulai penuh. Bahkan hingga pintu depan.

Pada tarawih perdana ini yang bertindak sebagai imam tarawih adalah Ustadz M Anwari al Hafidz.

Shalat isya’ dimulai pukul 19.5 WIB. Kemudian dilanjutkan shalat sunnah ba’diyah isya’. Tak lama kemudian al muballigh berseru: Shallu sunnatarrawihi…..ajarakumullah. Para jemaah yang telah duduk berbaris sesuai shaf langsung berdiri.

Tak lama kemudian terdengar imam shalat tarawih takbiratul ihram. Puluhan ribu jemaah langsung ikut takbiratul ihram.

AKOMODASI NU-MUHAMMADIYAH

Shalat tararih di Masjid Al Akbar ini mengakomodasi dua kelompok jemaah. Yaitu jemaah yang shalat tarawih 8 rakaat, yang umumnya warga Muhammadiyah dan jemaah yang shalat tarawih 20 rakaat, yang umumnya warga NU.

Ketika mencapai 8 rakaat atau 4 kali salam ada jeddah sehingga jemaah yang shalat hanya 8 rakaat bisa meninggalkan tempat. Sementara warga NU yang shalat 20 rakaat tetap duduk untuk shalat tarawih selanjutnya.

Petugas kemudian mempersilakan jemaah yang ada di belakang maju ke depan untuk mengisi shaf yang kosong karena ditinggalkan jemaah yang shalat tarawih 8 rakaat. 

Imam pun berdiri yang diikuti para jemaah shalat tarawih. Mereka shalat tarawih lagi hingga 20 rakaat atau 10 kali salam. Usai mereka shalat tarawih 20 rakaat imam memimpin doa. Setalah itu dilanjutkan shalat witir tiga rakaat dengan dua kali salam.

KEGIATAN SOSIAL DAN KHATAMAN

Selama bulan suci Ramadan, Masjid Al Akbar Surabaya menggelar donor darah tiap hari, kecuali hari Ahad. Selain itu juga menggelar khataman Al Quran tiap hari. Khataman Al Quran ini dinamakan one day one khatam. Yaitu mengkhatamkan al Quran secara berjemaah. Jadi 30 juz al Quran itu dibaca beramai-ramai atau masing-masing juz sehiingga khatam. 

Acara khataman itu tebuka secara umum. Sehingga bisa saja dalam sehari tidak hanya mengkhatamkan satu kali tapi mengkhatamkan al-Quran berkali-kali sesuai jumlah jemaah yang baca al Quran. Karena 30 juz al Quran itu dibaca banyak orang secara berbarengan.  

Masjid Al Akbar juga memerikan1000 takjil gratis tiap hari selama bulan suci Ramadan. Nilai takjil itu Rp15.000 sehingga tiap hari menghabiskan dana Rp 15 juta. Dan ini juga terbuka untuk umum. Artinya, jika ada masyarakat yang ingin bersedekah lewat takjil ini bisa menghubungi takmir Masjid Al Akbar.