Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky secara simbolis memberikan santunan pada penerima manfaat. (Ist)
TUBAN, BANGSAONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tuban memberikan santunan kepada 2.000 anak yatim dan duafa.
Santunan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemkab Tuban meningkatkan kepedulian sosial dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menandai peresmian gedung Baznas Tuban. Santunan anak yatim dan duafa ini telah rutin digelar setiap tahun tahun 2021.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dalam keterangan persnya menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung penguatan tata kelola zakat di Tuban. Mulai dari Pemprov Jatim, Baznas RI, Baznas Jatim hingga Tuban.
Dukungan tersebut dinilai berperan penting dalam meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di daerah.
Mas Lindra, sapaan Bupati Tuban menerangkan santunan kepada 2.000 anak yatim bukan sekadar angka. Bantuan yang diserahkan menjadi gambaran ribuan harapan dan masa depan generasi yang harus dijaga bersama. Dana yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat serta para muzaki yang mempercayakan amanahnya melalui Baznas Tuban.
“Kami berpesan kepada adik-adik semua agar terus belajar dan meraih cita-cita setinggi mungkin,” ungkap Mas Lindra, Rabu (11/3/2026).
Di Tuban, lanjut Mas Lindra, berbagai program Baznas telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di bidang pendidikan, zakat membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui beasiswa dan bantuan pendidikan. Di bidang kesehatan, zakat meringankan beban masyarakat melalui bantuan pengobatan. Zakat juga hadir dalam program sosial kemanusiaan, bantuan bencana, serta pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha bagi UMKM dan keluarga duafa.
“Program-program tersebut sejalan dengan agenda pemerintah daerah dalam menekan kemiskinan dan memperluas akses kesejahteraan,” katanya.
Ketua Baznas Tuban, Agus Suryanto, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tuban yang telah memberikan hibah pembangunan Gedung Baznas Tuban. Kehadiran gedung 3 lantai Baznas diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerja lembaga dalam mengelola dan menyalurkan dana umat secara optimal.
“Kami sampaikan terima kasih kepada Bupati dan Pemkab Tuban yang telah memberikan dukungan sehingga pembangunan gedung tersebut dapat terwujud,” tuturnya.
Agus Suryanto juga mengucap terima kasih kepada seluruh muzakki yang telah menyalurkan zakat infak dan sedekah melalui Baznas. Dana yang terkumpul dikelola sesuai dengan ketentuan peraturan maupun syariat Islam.
“Berbagai program yang dikembangkan guna demi kemaslahatan umat dan mendukung upaya pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat,” jelasnya.
Kepala Baznas Tuban juga mengatakan santunan tersebut diserahkan kepada anak-anak yatim piatu yang sedang menempuh pendidikan maksimal jenjang SMA sebanyak 2.000 anak. Setiap penerima memperoleh total bantuan senilai 282rb, terdiri dari uang tunai, tabungan, alat sekolah, dan uang transport.
Selain memberikan bantuan pendidikan, Baznas Tuban juga memiliki sejumlah program seperti bantuan berupa keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.120 imam musala. Selain itu juga ditambahkan dengan pengurus takmir Masjid Jami’ yang tersebar di seluruh kecamatan.
Baznas Tuban memberikan bantuan pembangunan rumah tidak layak huni menjadi layak huni. Di tahun 2026, ditargetkan sebanyak 50 unit rumah akan terbangun.
“Ke depan kami akan terus meningkatkan penghimpunan ZIS secara digital dan terintegrasi, memperluas program pemberdayaan ekonomi produktif, serta memperkuat dampak kebermanfaatan bagi mustahik agar ke depan dapat bertransformasi menjadi muzaki,” tandasnya. (coi/msn)















