Rumah Pemilik Al-Qur'an Raksasa Di Police Line, Al-Qur'an Diamankan

Karena masyarakat yang ingin menyaksikan Alquran raksasa tersebut membludak, Kepala Desa (Kades) Glagah Harum, Kusmiyanto menjadi geram. Sebab, penemuan tersebut menurutnya tidak benar. Bahkan Kusmiyanto menuding ada unsur rekayasa. Untuk itu, Kades Kusmiyanto langsung turun kelokasi untuk membubarkan pengunjung.

Kusmiyanto menuding ada rekayasa karena dirinya bertetangga tetapi tidak mengetahui jika ada Al-Quran raksasa ditemukan.

“Yang benar saja. Saya tidak percaya kalau Alquran raksasa itu benar. Ini pasti ada usur rekayasa. Misalnya, ada Al-Quran jatuh dari langit. Padahal, Al-Quran tersebut sudah 43 hari sejak beredarnya berita mulai kemarin (12/1). Tetangga saja tidak ada yang tahu pada sebelumnya,” kata Kusmiyanto.

Agar tidak terjadi keresahan terhadap warga yang semakin banyak berdatangan melihat Alquran raksasa tersebut. Dia meminta kepada pengunjung untuk membubarkan diri dan kembali kerumah masing-masing.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: