Minggu, 09 Mei 2021 20:28

Keren, ​Baju Tunik Buatan Desainer Asal Sidoarjo Ini Berkonsep APD

Jumat, 17 Juli 2020 15:07 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Keren, ​Baju Tunik Buatan Desainer Asal Sidoarjo Ini Berkonsep APD
Baju tunik ala APD karya Hariyani Wisnu. (foto: ist).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ide bisa datang dari mana saja, termasuk di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Terinspirasi dari baju APD (Alat Pelindung Diri) yang biasa digunakan oleh tenaga kesehatan, desainer Hariyani Wisnu (41), menelorkan karya baju tunik era normal baru.

Busana era normal baru karyanya terbuat dari batik tulis dipadu dengan kain tenun. Hariyani juga membuat masker dan sarung tangan yang senada dengan setelan busana. "Masker dan sarung tangan kita buat satu paket agar utuh melindungi diri kita sekaligus mengikuti aturan protokol kesehatan," terang Hariyani, Jumat (17/7/2020).

Pemilik rumah mode Yan Khurin yang beralamat di Gang Rahayu RT 5 RW II Desa Gelam, Kecamatan Candi ini juga menghilangkan kancing pada busana karyanya dan menggantinya dengan ritsleting. "Biar seperti baju APD, gampang memakai dan melepasnya. Tidak ribet," beber Hariyani.

Proses pembuatan satu busana era normal baru karya Hariyani membutuhkan waktu sekitar satu bulan. "Prosesnya cukup lama karena kain batik tulis yang kita gunakan, kita buat sendiri mulai dari kain putih," kata Hariyani.

BACA JUGA : 

Buka Store di Surabaya, Susen Targetkan Okupansi Rp150 juta

Masalah Surat-surat dan Sertifikat Klir, PT Sabrina Laksana Abadi Minta Customer Tak Khawatir

Dukung Digital Fashion Show, JNE Beri Ongkir Gratis

PPBI Surabaya Gelar Bursa Bonsai, dari Harga Rp 3 Juta Sampai Rp 60 Juta

Dalam satu bulan, Hariyani mampu menghasilkan sekitar 15 busana era normal baru yang dijualnya dengan rentang harga mulai dari Rp500 ribu hingga Rp2,5 juta.

Kerennya, untuk menghasilkan karya-karyanya, Hariyani dibantu belasan pekerja yang merupakan warga sekitar.

Selain membuat busana tunik era normal baru, wanita yang memulai usahanya sejak tahun 2007 lalu ini juga membuat tas dan masker lukis yang dijualnya Rp200 ribu per paket. Untuk promosi, Hariyani memanfaatkan media sosial Instagram dengan akun 'yankhurin' dan beberapa grup WA. (cat/zar)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...