Kamis, 04 Maret 2021 09:53

Keren, ​Baju Tunik Buatan Desainer Asal Sidoarjo Ini Berkonsep APD

Jumat, 17 Juli 2020 15:07 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Keren, ​Baju Tunik Buatan Desainer Asal Sidoarjo Ini Berkonsep APD
Baju tunik ala APD karya Hariyani Wisnu. (foto: ist).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ide bisa datang dari mana saja, termasuk di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Terinspirasi dari baju APD (Alat Pelindung Diri) yang biasa digunakan oleh tenaga kesehatan, desainer Hariyani Wisnu (41), menelorkan karya baju tunik era normal baru.

Busana era normal baru karyanya terbuat dari batik tulis dipadu dengan kain tenun. Hariyani juga membuat masker dan sarung tangan yang senada dengan setelan busana. "Masker dan sarung tangan kita buat satu paket agar utuh melindungi diri kita sekaligus mengikuti aturan protokol kesehatan," terang Hariyani, Jumat (17/7/2020).

Pemilik rumah mode Yan Khurin yang beralamat di Gang Rahayu RT 5 RW II Desa Gelam, Kecamatan Candi ini juga menghilangkan kancing pada busana karyanya dan menggantinya dengan ritsleting. "Biar seperti baju APD, gampang memakai dan melepasnya. Tidak ribet," beber Hariyani.

Proses pembuatan satu busana era normal baru karya Hariyani membutuhkan waktu sekitar satu bulan. "Prosesnya cukup lama karena kain batik tulis yang kita gunakan, kita buat sendiri mulai dari kain putih," kata Hariyani.

Dalam satu bulan, Hariyani mampu menghasilkan sekitar 15 busana era normal baru yang dijualnya dengan rentang harga mulai dari Rp500 ribu hingga Rp2,5 juta.

Kerennya, untuk menghasilkan karya-karyanya, Hariyani dibantu belasan pekerja yang merupakan warga sekitar.

Selain membuat busana tunik era normal baru, wanita yang memulai usahanya sejak tahun 2007 lalu ini juga membuat tas dan masker lukis yang dijualnya Rp200 ribu per paket. Untuk promosi, Hariyani memanfaatkan media sosial Instagram dengan akun 'yankhurin' dan beberapa grup WA. (cat/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...