Banjir yang merendam kawasan Surabaya Barat. (foto: ist).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ruas Jalan Raya Tandes menuju Benowo tersendat dan cenderung macet akibat banjir yang menggenangi jalan, Selasa (11/8) malam. Padatnya arus lalu lintasi selain karena adanya banjir, juga diakibatkan pembangunan box culvert yang belum kelar.
Dari pantauan BANGSAONLINE.com di lapangan, kendaraan roda dua dan empat harus menurunkan lajunya akibat luapan banjir yang mencapai hampir setinggi pinggang orang dewasa.
BACA JUGA:
- Surabaya Raih Penghargaan Nasional Revitalisasi Bahasa Daerah, Program Kemis Mlipis Curi Perhatian
- Sterilisasi Gratis Jadi Kado Ulang Tahun Surabaya ke-733, DKPP Siapkan Kuota 100 Kucing Lokal
- Wali Kota Eri Cahyadi Tunjuk Wawali Armuji dan Syamsul Hariadi Isi Posisi Plh Selama Ibadah Haji
- Kado HJKS ke-733, Pemkot Surabaya Tambah Empat Mobil Perpustakaan Listrik

Keruwetan arus lalu lintas semakin terasa ketika ada kendaraan roda dua yang mogok dan sebagian berhenti di pinggir-pinggir jalan.
Belum lagi, jalur arah Jalan Manukan Raya menuju Jalan Raya Benowo masih ada pembangunan box culvert Pemkot Surabaya yang belum selesai di kawasan Banjarsugihan, sehingga air banjir meluber di jalan menambah arus kendaraan semakin semrawut dan macet.

Banyaknya batu dan pasir dari pembangunan box culvert yang terbawa banjir seringkali menyebabkan pengendara roda dua terpeleset dan jatuh.
Sampai berita ini ditulis, kemacetan arus lalu lintas sepanjang Jalan Raya Manukan ke arah Benowo masih terjadi dan hujan juga belum reda dengan intensitas sedang. (nf/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




