Wali Kota Kediri Serahkan Penghargaan Kepada 3 Penerima STBM Award dari Kemenkes RI

"Untuk pilar pertama, yaitu stop buang air sembarangan. Di Kota Kediri sudah tidak ada dan semoga masyarakat sudah teredukasi dengan baik agar tidak buang air sembarangan. Kemudian pilar kedua cuci tangan pakai sabun harus terus digencarkan, dan masyarakat harus selalu diberikan edukasi mengingat Covid-19 masih ada. Karena mencuci tangan dengan sabun lebih baik dan efektif daripada memakai hand sanitizer," paparnya

Kemudian, masih lanjut wali kota, pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah serta limbah cair rumah tangga, mungkin ke depan bisa dikerjakan melalui Prodamas yang tahun lalu sudah berjalan.

"Besok prodamas jumlahnya lebih besar. Karena tidak menutup kemungkinan bahwa nanti kalau (limbah cair, red) diresapkan ke mana-mana, mata air di bawah tanah menjadi tidak bagus. Mumpung di Kota Kediri masih bagus airnya, saya minta kepada camat, lurah, petugas puskesmas untuk selalu mendorong gerakan ini agar gerakan ini ada keberlanjutannya, dan tidak hanya sampai di sini saja,” tambahnya.

Sementara itu, dr. Fauzan Adima Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, menyampaikan bahwa STBM Award ini diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan. Masing-masing kabupaten/kota diminta mengusulkan kelurahan yang layak mendapatkan STBM ini.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: