Ia menyambut baik kesiapan KPU, Polres, dan Dandim 0812 Lamongan dalam pelaksanaan dan pengamanan yang dilakukan demi terselenggaranya pemilukada yang aman di Lamongan. Lebih lanjut, Fadeli mengimbau agar setelah ini, sosialisasi harus terus dilakukan kepada masyarakat.
Di samping itu, Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali menyampaikan bahwa ada dua fokus utama dalam pemilukada tahun ini. Yakni, bagaimana logistik pemilu terpenuhi dan bagaimana teknis penyelenggaraan berjalan sesuai tata aturan. Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh jajaran petugas pemilihan telah melakukan tes rapid untuk memastikan bahwa mereka sehat.
Simulasi pemungutan suara dimulai dengan patroli tim keamanan, dilanjutkan penyemprotan cairan disinfektan pada TPS sebelum pemungutan suara berlangsung dan dilakukan berkala untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Sebelumnya, petugas TPS telah menggunakan APD (masker, pelindung muka, sarung tangan sekali pakai) dan diukur suhu. Petugas mengarahkan pemilih untuk mengantre, dicek suhu, mencuci tangan, menggunakan sarung tangan sekali pakai yang disediakan petugas, mengisi daftar hadir, dan menunggu pencoblosan.










