Selasa, 02 Maret 2021 15:34

Kali Lamong Kembali Meluap, Ribuan Rumah dan Ratusan Hektare Sawah di Benjeng Gresik Terendam

Senin, 28 Desember 2020 12:51 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Kali Lamong Kembali Meluap, Ribuan Rumah dan Ratusan Hektare Sawah di Benjeng Gresik Terendam
Pasangan calon suami istri menerjang banjir saat akan ijab kabul di KUA Benjeng. (foto: ist)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kali Lamong yang membentang di wilayah Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik kembali meluap, Senin (28/12/2020) sekitar pukul 01.15 WIB.

Akibatnya, ribuan rumah dan ratusan hektare areal sawah di Kecamatan Benjeng terendam dengan ketinggian air mencapai 50-100 cm.

Camat Benjeng Suryo Wibowo mengatakan, banjir luapan Kali Lamong yang merendam wilayahnya bermula terjadinya hujan deras pada Minggu (27/12/ 2020), mulai sore sampai malam hari.

"Akibatnya, debit air Kali Lamong sekitar pukul 18.15 WIB mulai naik. Sehingga menggenangi beberapa desa di Kecamatan Benjeng," ujar Suryo Wibowo kepada BANGSAONLINE.com, Senin (28/12/2020).

Dikatakan Suryo, sejumlah desa terendam akibat Kali Lamong meluap. Di antaranya, Desa Sedapurklagen, Deliksumber, Kedungrukem, Munggugianti, Kalipadang Bulurejo, Klampok, dan Lundo. "Desa-desa tersebut terendam dengan ketinggian air antara 50-100 cm," beber Suryo.

Banjir kali kedua di bulan Desember 2020 ini, lanjut Suryo, telah merendam ribuan rumah warga, ribuan hektare sawah, jalan, sekolah, masjid, dan sejumlah fasilitas lain. "Saat ini banjir masih berlangsung," terang Mantan Kabag Humas Pemkab Gresik tersebut.

Disinggung soal calon pengantin yang menerjang air banjir di depan Kantor Kecamatan Benjeng, Suryo tak menampiknya. "Iya, saya tadi melihat sendiri," akunya.

Menurut Suryo, pasangan pengantin itu akan melangsungkan ijab kabul di KUA Kecamatan Benjeng yang lokasinya tak jauh dari Kantor Kecamatan Benjeng.

"Iya kebetulan jarak rumah mempelai berdua kan tak jauh dari KUA. Jadi, keduanya langsung jalan sama keluarga ke kantor KUA menerjang genangan air banjir," pungkasnya. (hud/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Selasa, 02 Maret 2021 10:04 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Para tokoh konservatif di-bully. Gara-gara mereka dikabarkan menyembah berhala emas Donald Trump. Ini mengingatkan pada kasus jaman Nabi Musa. Tapi pendeta Tommy Zegan, sang pembuat patung membantah. Lalu bagaimana...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...