Selasa, 02 Maret 2021 14:43

MWC NU Balongpanggang dan Banom Bantu 4.000 Paket Sembako untuk Korban Banjir Kali Lamong

Senin, 28 Desember 2020 21:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
MWC NU Balongpanggang dan Banom Bantu 4.000 Paket Sembako untuk Korban Banjir Kali Lamong
MWC NU, PAC, Fatayat, dan LAZISNU Kecamatan Balongpanggang saat mendistribusikan bantuan sembako untuk korban banjir luapan Kali Lamong. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bantuan untuk korban banjir luapan Kali Lamong di Kecamatan Benjeng, Balongpangang, Menganti, dan sekitarnya terus mengalir. Kali ini, MWC NU Balongpangang bersama sejumlah badan otonom (banom) seperti PAC Ansor, Fatayat, dan LAZISNU memberikan bantuan sebanyak 4.000 paket sembako beserta nasi bungkus.

Bantuan kali ini disalurkan untuk warga terdampak banjir di Desa Wotansari, Desa Banjar Agung, Desa Pucung, dan Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpangang.

Ketua MWC NU Kecamatan Balongpanggang H Mahmud menyatakan, bantuan yang diberikan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang tertimpa musibah banjir.

Ia berharap, bantuan berupa sembako yang diberikan bisa membantu kebutuhan hidup para korban, karena mereka tak bisa melakukan aktivitas ekonomi. "Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan bermanfaat," katanya.

Ia juga berharap musibah banjir luapan Kali Lamong yang telah menjadi musibah tahunan bagi masyarakat di sekitar Kali Lamong, segera bisa ditangani. "Sehingga, masyarakat tak terus-terusan dihantui rasa cemas dan was-was saat musim hujan tiba," terangnya.

Sementara Moh. Imron Rosyadi, salah satu tokoh muda NU Kecamatan Balongpanggang berharap banjir luapan Kali Lamong tahun 2020 ini adalah yang terakhir. Sebab, Pemkab Gresik saat ini tengah berupaya maksimal untuk menuntaskan banjir Kali Lamong. "Semoga tahun ini yang terakhir warga di sekitar bantaran Kali Lamong kebanjiran," harapnya.

Sebagai warga Balongpanggang, Imron mengaku sangat prihatin melihat kondisi masyarakat korban banjir. Sebab, selain rumah mereka terendam, warga juga harus merelakan tanaman di areal persawahan rusak terkena banjir. Sehingga, mereka mengalami kerugian besar. 

"Musibah ini terjadi setiap tahun musim hujan. Mudah-mudahan Kali Lamong segera ditangani sehingga masyarakat tak kembali kebanjiran," pungkasnya. (hud/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Selasa, 02 Maret 2021 10:04 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Para tokoh konservatif di-bully. Gara-gara mereka dikabarkan menyembah berhala emas Donald Trump. Ini mengingatkan pada kasus jaman Nabi Musa. Tapi pendeta Tommy Zegan, sang pembuat patung membantah. Lalu bagaimana...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...