“Kita mengecek kepatuhan masyarakat terhadap prokes. Ternyata masih ada beberapa orang yang memang belum disiplin. Ada yang tidak memakai masker atau maskernya kebawa tapi dilepas dan ada juga yang dipakai tapi tidak seperti yang disyaratkan. Aturannya kan menutup hidung sampai dagu tapi hidungnya dibuka. Memang tidak nyaman masker itu, tapi itulah keharusan yang kita lakukan dalam rangka melindungi diri kita agar tidak terpapar Covid-19,” ujar Kol. Inf. Dariyanto, yang asli Tuban itu.
Sementara itu, Wali Kota Kediri menjelaskan, dari hasil pengecekan memang ada beberapa masyarakat yang belum sadar untuk melakukan protokol kesehatan 3M. Namun dari hasil operasi yustisi yang dilakukan, ia mengklaim jumlah pelanggaran semakin menurun.
Artinya, lanjut wali kota, masyarakat sudah teredukasi. Walaupun semua ikhtiar sudah dilakukan, termasuk donor plasma konvalesen, juga sudah divaksinasi, juga sudah menjalankan protokol kesehatan, ia mengingatkan saat ini masih pandemi Covid-19. Karena itu meskipun nantinya semua masyarakat sudah divaksinasi, ia meminta agar protokol kesehatan tetap dijalankan.
"Mudah-mudahan dengan Pak Danrem melihat secara langsung Kota Kediri terus bisa melakukan protokol kesehatan terus dan kita bisa menekan angka yang terkena Covid-19,” harap wali kota.










