Ilustrasi.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Sumardji membenarkan adanya penangkapan terhadap bocah yang viral mengacungkan celurit di jalan raya. Kelima bocah tersebut kini sedang dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Sidoarjo.
"Iya benar, sudah kami amankan di rumah masing-masing," ungkap Kombes Pol. Sumardji, Rabu (17/2).
BACA JUGA:
- Kejari Sidoarjo Diminta Tuntut Maksimal Terdakwa Kasus Penggelapan
- Sidang Kasus Penggelapan di Sidoarjo, PT Dynasti Indomegah Klaim Belum Terima Pembayaran
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
- Tinggal Sekamar Kos, Pria di Sidoarjo Setubuhi Anak Kandung Berusia 17 Tahun hingga Hamil
Penangkapan itu dilakukan setelah adanya video viral di media sosial yang membuat resah masyarakat Sidoarjo. Pelaku yang diamankan berjumlah lima orang.
Rata-rata mereka masih duduk di bangku SMP dan SMA. Belum diketahui secara pasti motif yang dilakukan para bocah ini mengacung-acungkan celurit di jalan raya.
"Masih kami dalami. Sebab mereka sudah meresahkan masyarakat," terangnya.
Sebelumnya, sebuah video berdurasi 26 detik viral di media sosial. Video yang mempertontonkan aksi sekelompok remaja sedang membawa dan mengacung-acungkan celurit di jalan raya.
Video viral itu pertama kali diunggah di instagram oleh akun yang bernama "Pusat Sidoarjo Kacaw" dengan logo tengkorak menyerupai buah nanas. Selanjutnya diposting oleh akun Ardian Situmorang.
Postingan tersebut juga disertai tulisan yakni, "Sidoarjo bocil bergetar. Mohon diawasi anak2nya/adik2nya yg mulai berevolusi menjadi geng kecambah. Mumpung gurung di glangsing karo pak polisi. Bekne ketemu nok dalan tolong ilingno Nek ape Ngarit Ojo wayah bengi". (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




