Senin, 19 April 2021 16:37

Siapkan Eskavator Penguburan lkan Paus yang Terdampar, Khofifah: Yang Mati Diteliti FKH Unair

Jumat, 19 Februari 2021 17:57 WIB
Editor: MMA
Siapkan Eskavator Penguburan lkan Paus yang Terdampar, Khofifah: Yang Mati Diteliti FKH Unair
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melepas ikan paus yang terdampar di pesisir Modung Bangkalan Madura, Jumat (19/2/2021). Foto: ist

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Rombongan ikan paus Jenis Pilot terdampar di Perairan Pantai Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Kamis (18/2).

Berdasarkan informasi via drone UTM, ikan paus yang terdampar itu per Jumat (19/2/2021) berjumlah 49 ekor mengingat pada hari Kamis (18/2/21) sejumlah ikan paus sudah diselamatkan kembali ke habitatnya ke laut. Dari total ikan paus yang terdampar tersebut, banyak ditemukan mati di perairan tersebut. Pemicunya, karena mereka terlalu lama berada di perairan dangkal usai terseret arus.

Sejumlah warga - dibantu aparat kepolisian dari Polsek Modung - sempat menghalau kawanan paus itu agar tidak terdampar. Namun, upaya itu tidak sepenuhnya berhasil.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun bergerak cepat. Ia meninjau secara langsung kawanan ikan paus terdampar di Perairan Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Jumat (19/2) pagi.

BACA JUGA : 

Puluhan Warga Desa Patengteng Demo DPMD, Minta TFPKD Verifikasi Ulang Bacakades

Soal Penundaan Pilkades Bangkalan, Ketua TFPKD: Hasil Survei Meminta Tetap Berlangsung 2 Mei 2021

Sekretaris AKD Bangkalan: Baru Kali ini Pilkades Digelar Saat Ramadhan, Zamannya Ra Fuad Tak Pernah

Gubernur Khofifah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Korban Gempa di Jogomulyan

Turut mendampingi Gubernur Khofifah pada peninjauan tersebut, Bupati Bangkalan Abdul Latif, beberapa kepala OPD Provinsi Jatim, dan unsur Forum Koordinasi di Tingkat Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan.

BACA JUGA Menggelepar, 50 Ikan Paus Tedampar di Pantai Modung Bangkalan, Gubernur Khofifah Menuju Lokasi

Usai peninjauan, Gubernur Jatim yang akrab disapa Khofifah ini mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan tim Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengetahui penyebab terjadinya Ikan Paus yang terdampar di daerah tersebut.

Sementara untuk sampel dari Ikan Paus yang sudah mati, akan segera diteliti oleh Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga Surabaya.

“Jadi untuk sampel ikan paus yang sudah mati akan segera diteliti oleh tim FKH Unair yang sudah datang, dan akan kita tunggu hasilnya. Terkait total jumlah paus yang terdampar jumlahnya akan dipastikan lagi, karena sudah ada beberapa relawan yang dari jam 10 pagi kemarin sampai maghrib mendorong ikan paus kembali ke laut. Per hari jum'at (19/2/21) sesuai data via drone UTM terdapat 49 ekor,” urai Khofifah.

Menurut Khofifah, terdapat tiga ekor Ikan paus yang masih hidup baru saja dirinya ikut melepas ke laut. Proses pelepasan ikan paus ke laut ini harus dilakukan bersama-sama.

“Jadi ikan paus ini kalau dilepas ke laut harus bersama-sama. Karena, ada suasana kebersamaan dari ikan paus ini, mengikuti satu nafas luar biasa,” ujar gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

BACA JUGA Gubernur Khofifah Lepas Tiga Ikan Paus yang Terdampar, Sekaligus Bagikan 200 Paket Sembako

Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa Pemprov telah mengirim dua eskavator untuk mengevakuasi Ikan Paus tersebut selanjutnya dikuburkan sambil menunggu air surut.

“Yang penting eskavatornya ke sini dulu. Nanti dikonsultasikan forum koordinasi kecamatan, mulai Camat, Kapolsek, Danramil dan klebun di titik mana lokasi penguburan ikan paus dalam jumlah cukup banyak ini Saya rasa mereka jauh lebih tahu. Jadi memang ikan paus yang sudah mati kan harus segera dikuburkan di sekitar ini,” katanya. (*) 

VIDEO

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...