Gubernur Jawa Timur Khofifah bersama Kapolda Jawa Timur dan Pangdam V/Brawijaya saat meninjau secara langsung PP An-Nidhomiyah yang tertimpa musibah tanah longsor.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung bencana tanah longsor yang terjadi di Pondok Pesantren An-Nidhomiyah di Dusun Japon, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, yang menyebabkan 5 santri meninggal dunia dan 3 santri mengalami patah tulang.
Gubernur Khofifah yang didampingi Kapolda Irjen Pol Nico Afinta dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto disambut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam beserta Kapolres dan Dandim 0826/Pamekasan.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Muktamar ke-35 NU: Dari Politik Figur Menuju Politik Gagasan di Tengah Disrupsi Zaman
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
Walaupun hujan sempat turun, tapi tidak mengurangi semangat para pemimpin Jawa Timur ini untuk segera meninjau secara langsung tempat musibah tanah longsor tersebut.
Gubernur Khofifah menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya para Santri PP An-Nidhomiyah tersebut.
"Saya yakin para santri yang wafat dalam musibah ini, meninggal di jalan yang sahid, karena mereka sedang menuntut ilmu. Dan atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya sekali lagi mengucapkan berduka yang sedalam-dalamnya," kata Khofifah.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




