Kamis, 13 Mei 2021 13:12

Wali Kota Eri Rakor dengan BPJS, Ini Kriteria Warga yang BPJS-nya akan Di-cover Pemkot

Rabu, 03 Maret 2021 22:15 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Wali Kota Eri Rakor dengan BPJS, Ini Kriteria Warga yang BPJS-nya akan Di-cover Pemkot
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat rakor membahas optimalisasi pelayanan kesehatan bagi warga.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa Pemkot Surabaya siap meng-cover pembayaran BPJS warga yang nonaktif karena resign atau tidak lagi bekerja di perusahaan yang meng-cover biaya BPJS.

Hal itu merupakan hasil pembahasan usai menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama dengan Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Surabaya, Besty Roeroe pada Selasa (2/3/21) kemarin.

Dalam rakor yang membahas mengenai optimalisasi pelayanan kesehatan bagi warga Kota Pahlawan ini, Wali Kota Eri didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Febria Rachmanita dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Agus Imam Sonhaji.

“Saya minta untuk secara otomatis pembayarannya dialihkan atau dibebankan di pemkot tanpa ada jeda. Oleh sebab itu, dibutuhkan sinkronisasi data,” kata Mas Eri, sapaan Wali Kota Surabaya yang baru dilantik ini, Rabu (3/3/21).

BACA JUGA : 

Begini Cara Ikutan Silaturahim dan Halal Bihalal dengan Wali Kota Eri Secara Virtual

​Pemkot Surabaya Pertahankan Opini WTP 9 Kali Berturut-turut

Menelusuri Dua Kampung Miniatur Etnis, Kampung Pecinan dan Kampung Bali di Dukuh Pakis

Antisipasi Keramaian dan Penyebaran Covid-19, Takbir Keliling di Surabaya Ditiadakan

Selain itu, apabila warga pemegang kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kemudian nonaktif, maka orang nomor satu di Kota Surabaya ini siap meng-cover secara otomatis tanpa jeda waktu. Tidak hanya itu, apabila warga sebelumnya membayar BPJS secara mandiri kelas satu, kemudian tiba-tiba tidak sanggup membayar, maka otomatis bisa dimasukkan kelas tiga dan menjadi tanggung jawab pemkot pembayarannya.

“Mudah-mudahan secepatnya tidak ada lagi masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan. Ke depan hanya dengan KTP, warga langsung dapat pelayanan kesehatan, pelayanan tidak akan berhenti,” urainya.

Bahkan, Eri menyebut pelayanan kesehatan seperti ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga yang kurang mampu saja. Akan tetapi apabila ada warga yang mampu namun tidak bisa membayar BPJS karena suatu musibah, maka biaya rumah sakit akan diambil alih dari mandiri menjadi beban pemerintah daerah.

“Untuk semua kalangan kita melihatnya kegotong-royongan. Misalnya ada salah satu pasien yang memiliki penyakit berat seperti kanker kemudian tidak sanggup membayar mandiri. Maka, pemkot akan mengambil alih pembayarannya melalui BPJS,” jelasnya.

Poin berikutnya dalam pertemuan itu, Eri memastikan bagi warga yang sudah memegang kartu BPJS dan sudah terdaftar di salah satu fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes), ke depan dapat melakukan rujukan di puskesmas mana pun yang tersebar se-Surabaya.

“Jadi all akses di puskesmas mana pun bisa. Lalu nanti juga ada aplikasi untuk masyarakat. Jadi disiapkan bagi pasien yang gejala ringan. Sehingga dia bisa menghubungi dokter untuk minta rekomendasi obat apa saja yang harus dikonsumsi, supaya tidak salah obat,” urainya.

Semua itu dilakukannya untuk memudahkan masyarakat agar mendapat pelayanan kesehatan yang nyaman dan terbaik. “Yang pasti tujuannya bagaimana seluruh warga ketika sakit mendapat pelayanan kesehatan yang nyaman, karena pemkot hadir untuk rakyatnya,” papar Eri.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Surabaya Besty Roeroe mendukung penuh upaya Pemkot Surabaya dalam merealisasikan upaya-upaya itu, demi memastikan semua penduduk kota memiliki jaminan pelayanan kesehatan.

“Siap mendukung semua program, terutama ini program nasional untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan lebih baik lagi,” pungkasnya. (ian/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...