Minggu, 09 Mei 2021 08:46

Kejari Sebut Sudah Terjunkan Tim Untuk Usut Fee 8 Persen Proyek TPA Wonokerto

Jumat, 09 April 2021 15:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Kejari Sebut Sudah Terjunkan Tim Untuk Usut Fee 8 Persen Proyek TPA Wonokerto
Ketua LSM Format Ismail Maky sedang memfoto sejumlah orang di kantor Kejari Bangil.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dugaan adanya fee 8 persen ke pejabat teras Pemkab Pasuruan dari proyek pembangunan TPA Wonokerto menjadi perhatian serius Kejaksaan Negeri Bangil, Kabupaten Pasuruan. Bahkan Korps Adhyaksa mengaku sudah menurunkan tim ke lapangan guna mengumpulkan keterangan dan data dari pihak-pihak yang ikut terlibat langsung dalam proyek senilai Rp 15 miliar tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Intel Kejari Bangil Jemmy Sandra usai menemui Ketua LSM Format (Forum Rembug Masyarakat Timur), Ismail Maky. "Tim kita sudah turun ke lapangan untuk mengklarifikasi pihak-pihak terkait dalam proyek TPA Wonokerto," jelas Jemmy, Kamis (8/4) kemarin.

"Pihak-pihak terkait sudah kita panggil secara resmi untuk dimintai keterangan. Tahapan sudah dilakukan oleh kejaksaan, baik melalui konfirmasi langsung, ada juga pejabat yang datang langsung datang ke kejaksaan untuk memberikan keterangan," katanya.

Karena itu, ia meminta wartawan bersabar untuk menunggu hasil perkembangan. "Kita minta sabar dulu lah, kita masih bekerja," jelasnya.

BACA JUGA : 

Anggota DPRD Pasuruan Bersama Relawan Bagi-bagi Sarung dan Ribuan Bungkus Nasi

Ismail Makky dan Ayik Suhaya: Fee Proyek Sudah Jadi Rahasia Umum di Pasuruan, Mari Buka Mata

Rekonstruksi Jalan Wisata Menuju Gunung Bromo Mulai Disosialisasikan kepada Masyarakat

Ketua FK3JT Minta APH Ambil Langkah Tegas Terhadap Kasus Dugaan Pemotongan BOP

Terpisah, Ismail Maky membenarkan dirinya sudah mendatangi Kejari Bangil. Ia mengatakan, kedatangannya untuk mendesak kejaksaan agar melakukan pemanggilan pihak-pihak terkait, baik rekanan maupun OPD, untuk dimintai keterangan terkait pengondisian proyek TPA Wonokerto dan dugaan pemberian fee 8 persen.

"Ada tiga poin penting yang disampaikan oleh Format saat mendatangi Kejari Bangil, pertama meminta Kejari untuk segera memanggil dan memeriksa oknum pejabat dan rekanan yang terlibat dalam kasus pengondisian proyek TPA Wonokerto. Kedua meminta pihak kejari segera mengajukan permohonan supervisi kepada KPK terkait penanganan kasus tersebut, dan terakhir miminta kejari untuk memeriksa dan mendalami hasil temuan BPK pada tahun anggaran 2020," jelasnya.

Terpisah Munandar, inisiator KSO 3 kontraktor yang menangani pembangunan TPA Wonokerto, enggan berkomentar saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com terkait dugaan pemberian fee 8 persen. "Tidak, saya no comment soal itu," singkatnya. (bib/par/rev)

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...