Selama ini penyebaran sedekah itu berpusat di Kampus Institut KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto. Tapi pada akhir Ramadan, Kiai Asep dan istrinya, Nyai Hj Alif Fadlilah, mulai berkonsentrasi di Surabaya, khususnya kawasan Siwalankekerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.
Bagi Kiai Asep, Siwalankerto adalah kawasan paling bersejarah. Sebab dari bumi Siwalankerto itulah perjuangan dan rintisan karirnya dimulai, dalam dunia pendidikan, sebelum sukses mendirikan Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Pacet Mojokerto.
Karena itu, Kiai Asep tetap memperhatikan Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Siwalankerto Utara itu, meski sibuk di Pacet Mojokerto. Santri Kiai Asep yang mondok Amanatul Ummah Siwalankerto itu lumayan banyak. Sekitar 2.000 santri.











