Menurut Henwira, selama AS masih mem-backup penuh Israel, maka akan dibutuhkan upaya lebih besar untuk memerdekakan Palestina dari penjajahan negara Yahudi itu.
"Jadi selama Amerika Serikat terus mem-backing Israel, maka semakin rumit dan dibutuhkan effort (upaya) yang besar untuk mencapai kemerdekaan Palestina," katanya.
BACA JUGA:Kritik Tajam Piala Dunia 2026: FIFA Dituduh Rakus, Pemain Diperas, hingga Masalah Diskriminasi Fans
Untuk membentuk sebuah negara merdeka dan berdaulat, kata Henwira, diperlukan empat syarat, yakni populasi, wilayah, pemerintahan, dan pengakuan.
Namun, karena pertarungan kepentingan geopolitik global, kemerdekaan Palestina terus terganjal, meski 70 persen negara di dunia sudah memberikan dukungan.










