Wali Kota Kediri meninjau rumah Mbah Girah karena menindaklanjuti aduan dari media sosial. Waktu itu Wali Kota Kediri mengetahui kalau rumah Mbah Girah ini butuh bantuan dari Direct Message (DM) di Instagram.
"Alhamdulillah memang kita lihat Mbah Girahnya sehat walafiat, tapi rumahnya ini memprihatinkan. Jadi atapnya sudah rusak, kayunya rapuh dan rawan roboh. Saya di sini sekaligus ingin mengingatkan bahwa jika ada warga kita yang memang membutuhkan, masyarakat bisa saling membantu dan bisa dilaporkan kepada pemerintah daerah. Kita akan cek semua aduan," ujarnya.
Wali Kota Kediri menambahkan, sesuai rencana, rumah Mbah Girah akan mulai dibedah bulan Juni mendatang dan diperkirakan akan selesai 1,5 bulan. Lebih lanjut, Wali Kota Kediri mengatakan bahwa pemerintah daerah bisa memberikan bantuan RTLH untuk rumah yang memang milik pribadi, bukan tanah sewaan atau kontrak.
"Pemerintah daerah hanya bisa membantu rumah yang memang miliknya bukan kontrak. Nanti jika ada hal-hal seperti itu akan kita carikan jalan keluar dan bekerja sama dengan berbagai pihak," ujarnya.










