Jenazah koraban sebelum dievakuasi.
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – M Slamet (25), warga Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo bernasib malang. Dia ditemukan tewas mengambang di sungai.
Kali pertama yang menemukan korban sudah tewas, seorang warga setempat bernama Solihin saat dia sedang memancing.
BACA JUGA:
- KONI Kabupaten Probolinggo Cairkan Reward Rp1,1 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Peraih Medali Porprov
- Mega Guntara Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Kota Probolinggo Periode 2026-2031
- 12 Camat di Kabupaten Probolinggo Resmi Dilantik Jadi PPATS
- Pengadaan Alkes RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Diselidiki Polda Jatim
“Kejadiannya sekira pukul 22.45 WIB,” ujar Kapolsek Wonoasih, Kompol Kuzaini kepada wartawan, Jumat (4/6/2021).
Informasi di lapangan menyebutkan, korban adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), setelah ditinggal oleh istrinya sejak 2017 lalu.
Karena tergolong ODGJ, korban sering mengamuk sehingga oleh pihak keluarganya dititipkan ke Shelter Dinsos Kota Probolinggo. Namun selang tiga hari kemudian, M. Slamet kabur dari Shelter Dinsos dan pulang ke rumahnya.
Kompol Kuzaini mengatakan, begitu M. Slamet ditemukan tewas, petugas langsung membawanya ke rumah sakit guna dilakukan visum.
“Dari hasil visum tidak ditemukan adanya bekas luka atau tanda-tanda adanya penganiayaan” katanya.
Dugaan sementara, tewasnya korban karena terpeleset, sehingga korban terjatuh ke sungai. (ugi/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




