Para petugas dari Brimob Polda Jatim dan BPBD Pamekasan sedang mengevakuasi jenazah korban.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Nenek Atmi (65) warga Dusun Jengleteh Barat, Desa Campor, Kecamatan Ptoppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, ditemukan tewas di dalam sumur pada Minggu (06/06/21) sekitar pukul 02.00 WIB.
Menurut Budi Cahyono, Anggota BPBD Pamekasan, Nenek Atmi diduga terjatuh saat akan mengambil air sumur. Korban sempat dicari oleh keluarganya karena tak diketahui keberadaannya.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Korban akhirnya ditemukan oleh suaminya, Pariji, berada di dalam sumur. Saat itu Pariji mengetahui ada sarung istrinya di dalam sumur.
"Penyebab diduga korban mengalami gangguan psikis, saat ingin mandi kemudian jatuh ke dalam sumur," tuturnya kepada rekan-rekan media, Minggu (06/06/21) sore.
Untuk mengevaluasi korban dari dalam sumur, BPBD berkoordinasi dengan Brimob Polda Jatim, Koramil Proppo, FRPB, dan kepala desa setempat. Karena sumur tersebut dalamnya sekitar 40 meter dan diameter agak sempit sehingga menyulitkan saat evakuasi korban.
Dengan peralatan alat selam dan vertical rescue milik Brimob dan BPBD, korban akhirnya dapat dievakuasi.
"Korban yang sudah meninggal dunia berhasil dievakuasi pukul 16.00 WIB," jelasnya. (yen/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




