Beri Kontribusi Nyata untuk Pertanian Indonesia, Petrokimia Gresik Luncurkan Tiga Produk Baru

Seperti diketahui, tahun ini terdapat penyesuaian formula unsur hara P dalam pupuk NPK Phonska bersubsidi dari NPK 15-15-15 menjadi NPK 15-10-12. Selain itu, alokasi pupuk SP-36 bersubsidi tahun 2021 juga mengalami penyesuaian dan hanya diperuntukkan bagi tanaman hortikultura, sehingga tidak bisa ditebus untuk tanaman pangan.

"Untuk itu, SP-26 PETRO hadir sebagai respons atas penyesuaian unsur hara P tersebut dan juga alternatif atas penyesuaian alokasi pupuk SP-36 bersubsidi," jelas Dwi Satriyo.

Pupuk ini memiliki kandungan unsur hara makro fosfor (P) sejumlah 26% dan sulfur (S) sejumlah 5% yang mudah larut dan tersedia bagi tanaman. Selain itu juga tidak bersifat higroskopis, sehingga tidak mudah menggumpal (cacking) dalam suhu ruangan. Secara fisik, SP-26 berwarna abu kecokelatan dan berbentuk granul dengan ukuran yang seragam sehingga memudahkan petani dalam aplikasinya, yaitu ditabur atau dibenamkan. Dosisnya antara 150 kg hingga 500 kg per hektare tergantung pada komoditas tanaman.

"SP-26 PETRO berperan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas panen pada komoditas pangan, hortikultura, dan perkebunan," terangnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Beri Kontribusi Nyata untuk Pertanian Indonesia, Petrokimia Gresik Luncurkan Tiga Produk Baru - Halaman 2