Santuni 70 Relawan Ikfina-Gus Barra yang Meninggal, Kiai Asep: Jangan Ada Jual Beli Jabatan

Karena itu, Kiai Asep minta agar pemerintahan Kabupaten Mojokerto yang kini dipimpin Bupati Ikfina Fahmawati dan Wakil Bupati Muhammad Al-Barra (Gus Bara) dijaga agar bisa melaksanakan program pemerintah dengan baik, tidak terkontaminasi orang-orang tak bertanggung jawab.

“Bu Ikfina itu orang baik. Bu Ikfina puasa Daud (sehari puasa sehari tidak). Begitu juga Mas Bara. Mas Bara itu tak butuh uang. Karena dari SPBE-nya saja setiap bulan Rp 200 juta. Tidak kerja pun Mas Bara itu dapat Rp 200 juta. Mas Bara itu jadi wakil bupati hanya untuk mengabdi, memberi pengabdian. Karena khoirunnas anfa'uhum linnas (sebaik-baiknya manusia adalah orang yang bermanfaat bagi manusia lain),” kata Kiai Asep.

Meski demikian, Kiai Asep mengaku heran kok ada saja oknum yang berusaha untuk mempengaruhi bupati dan wakil bupati. Misalnya jual beli jabatan.

"Dalam kondisi seperti ini masih ada saja orang yang berusaha untuk melakukan jual beli jabatan. Saya tegaskan jangan ada jual beli jabatan,” katanya. Bahkan, kata Kiai Asep, mereka bukan hanya melakukan jual beli jabatan, tapi juga menyunat anggaran pemerintah yang sejatinya untuk kesejahteraan rakyat.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: