“Ke depan mudah-mudahan kita bisa punya kesadaran yang sama. Tidak hanya pemda, Kementerian PU, tapi juga dari masyarakat bahwa lingkungan yang baik akan mempengaruhi pertumbuhan anak-anak di situ. Kalau ini nanti digarap maka ekonomi juga pasti akan tumbuh, orang juga pasti akan datang. Di sini dulu tidak ada pohon, hanya hamparan tanah. Sekarang pohonnya sudah baik, nanti tinggal kita tambahi bangunan-bangunan yang lebih bagus lagi supaya orang tertarik datang,” terangnya.
Sementara itu, Dirjen Perumahan Kementerian PUPR RI Khalawi Abdul Hamid mengatakan kunjungannya ke Kota Kediri dilakukan untuk melaksanakan arahan Menteri PUPR. Arahan tersebut terkait program terintegrasi penanganan kawasan kumuh menjadi kawasan produktif yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat.
Kota Kediri adalah salah satu dari delapan kota yang masuk dalam program penanganan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).
“Seperti contoh ini ada lahan yang sudah bebas. Kita buat menjadi arena wisata atau tempat mereka berjualan sehingga menjadi arena produktif yang baru, salah satunya di Semampir. Ini adalah penanganan kumuh skala kawasan. Harapannya secara multiyears bisa dientaskan kumuhnya,” jelasnya.










