"Saya mulai ditempatkan di Lapas Ngawi tahun 2017. Kalau motivasi saya memang berkarier di Kemenkumham yang kebetulan ditempatkan di Lapas Ngawi," jelas Rahma (26) saat ditemui BANGSAONLINE.com.
Sedangkan untuk Rezy yang asli dari Kota Reyog, memang bercita-cita bekerja di lapas. Cita-cita itu akhirnya terwujud setelah ia lolos tes CPNS Kemenkumham pada tahun 2017. Saat ini kedua wanita cantik tersebut tergabung dengan PHH yang beranggotakan 18 orang, di mana mayoritas anggotanya laki-laki.
Meski demikian, aktivitas sehari-hari Rahma dan Rezy lebih banyak bergaul dengan para napi di blok wanita, sebagai pendamping warga binaan. Biasanya, kedua sipir cantik tersebut lebih disibukkan dengan kegiatan konsultasi warga binaan.
"Biasanya kita mendengarkan curhatan para napi wanita. Misalnya tentang pacar, anaknya diambil suaminya, bahkan terkait keluarga mereka," urai Rezy (23).









