Karena itu, ACT Kediri terus melakukan pelayanan pascabanjir bandang di Malang Raya. Pasalnya, kondisi masyarakat yang mengungsi sangat membutuhkan pelayanan segera, salah satunya kebutuhan makanan siap saji. Apalagi, kondisi masyarakat di pengungsian tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya.
Kebutuhan medis dan trauma healing juga diberikan ACT kepada para pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan serta memberikan dukungan moral. Setidaknya ada 40 relawan MRI ACT Malang yang diturunkan hingga saat ini untuk melakukan berbagai pelayanan yang berada di pos pengungsian Senoputro, Kampung Putih, Klojen Kota Malang, dan di Desa Bulukerto, Bumiaji, Kota Malang.
Hingga saat ini, tim relawan ACT juga terus melakukan pemetaan wilayah karena masih banyak laporan masuk yang mengatakan bahwa di beberapa wilayah Kota Malang yang belum tersentuh bantuan sama sekali.
“Kami terus berupaya melayani masyarakat Malang dan Batu yang terdampak, serta terus berupaya menjangkau warga yang hingga kini belum tersentuh, atau bahkan tidak terinformasikan sebelumnya,” kata Penanggungjawab Operasi Emergency ACT Malang, Iqrok Wahyu Perdana, melalui keterangan tertulis yang yang diterima BANGSAONLINE.com.










