Petugas saat melakukan olah TKP.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Nahas menimpa Dzurrotul Fatikhah (50) warga Dusun Banjarpoh, Desa Durungbanjar, Kecamatan Candi, Sidoarjo.
Dia tewas usai tertabrak kereta api di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di kawasan Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Rabu (17/11/2021).
BACA JUGA:
- Brio Diduga Masuk Jalur Lawan, Tabrakan Beruntun di Balongbendo Sidoarjo Tewaskan 2 Pemotor
- Kejari Sidoarjo Diminta Tuntut Maksimal Terdakwa Kasus Penggelapan
- Sidang Kasus Penggelapan di Sidoarjo, PT Dynasti Indomegah Klaim Belum Terima Pembayaran
- Puluhan Atlet Berkuda Memanah Adu Skill Bersaing di Porkab Sidoarjo 2026
Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan itu bermula saat korban mengendarai sepeda motor Vario nopol W 2823 OC, melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di lokasi, korban melintas di perlintasan tanpa palang pintu dan tidak terjaga.
Saat korban melintas di perlintasan tersebut, melaju Kereta Api Jenggala No. 624 yang dimasinisi Dwi (40) dari arah barat ke utara. Karena jarak sudah terlalu dekat, sehingga korban tertabrak dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Kereta dari barat ke timur. Sedangkan korban dari arah selatan ke utara," kata Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono.

Oleh petugas, korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo untuk dilakukan visum. "Korban sudah dievakusi dan kendaraan juga diamankan," pungkasnya. (cat/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




