Material Vulkanik Masih Keluar, Khofifah Minta Warga Tidak Dekati Zona Merah Demi Eksis di Medsos

Material Vulkanik Masih Keluar, Khofifah Minta Warga Tidak Dekati Zona Merah Demi Eksis di Medsos Petugas sedang melakukan pencarian korban yang hilang.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Indar Parawansa meminta masyarakat sabar dan tidak mendekati zona merah. Pasalnya, hingga saat ini terpantau masih terus mengeluarkan material vulkanik.

menegaskan agar masyarakat beraktivitas dalam radius aman. Setidaknya hindari arah bukaan kawah di sektor tenggara-selatan, serta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak . Termasuk potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan.

"Bagi masyarakat yang tidak berkepentingan agar jangan mendekati zona merah karena berbahaya. Apalagi kalau cuma untuk sekadar berselfie dan mengambil foto bencana. Lokasi bencana, bukan lokasi wisata," ungkap di Surabaya, Rabu (8/12).

Menurut , jangan sampai demi eksistensi di media sosial, warga mengabaikan keselamatan diri. Selain awan panas guguran yang masih berpotensi terjadi, tingginya curah hujan di kawasan Semeru, juga disebut dihawatirkan berpotensi menimbulkan banjir lahar dingin.

"Daripada berselfie ria di lokasi bencana, baiknya berempati dengan menghimpun dan menyalurkan bantuan atau mendoakan para korban bencana yang sampai saat ini ada yang masih hilang belum diketemukan," imbuhnya.

mengatakan, bersama Pemkab Lumajang, TNI-Polri, BNPB dan segenap relawan terus berupaya untuk memberikan pelayanan kepada para penyintas secara optimal.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO