Kantor PCNU Kota Batu.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Beredarnya surat dari Sekretaris PWNU Jatim, Akhmad Muzakki, kepada ketua-ketua PCNU di Jatim agar mengusulkan nama-nama AHWA, Calon Rais Aam, dan Ketua Umum PBNU mendapat tanggapan. Ketua PCNU Kota Batu, Achmad Budiono, menilai hal itu tidak perlu dipermasalahkan.
"Tidak ada masalah. Itu bagian dari upaya para masayikh untuk merapatkan barisan se-Jatim. Sedang bagi PCNU tidak perlu ada yang tertekan, biasa saja," ujarnya, Kamis (9/11).
BACA JUGA:
- Juga Beredar Surat PBNU Tanda Tangan Tunggal Gus Yahya, Tanpa Rais Aam, untuk Presiden
- Kiai Miftah Bantah Hadang Pesantren Lirboyo Jadi Tuan Rumah Muktamar NU
- Muktamar ke-35 NU: Dari Politik Figur Menuju Politik Gagasan di Tengah Disrupsi Zaman
- Soroti Muktamar ke-35 NU, Poros Muda NU: Harus Lahirkan Pemimpin Baru Sesuai Harapan Warga Nahdliyin
Ia menuturkan, pesan dari Sekretaris PWNU Jatim itu sebenarnya bersifat internal, bukan untuk dipublikasikan. Budiono mengatakan bahwa PCNU Kota Batu akan tetap tunduk pada masayikh di tingkat PWNU Jatim.
"Kami tunduk pada Masayikh tingkat PWNU Jatim. PCNU Kota Batu sudah merapatkan hal ini bersama jajaran syuriyah," tuturnya.
Pihaknya, telah menggelar rapat gabungan tanfidziyah dan syuriyah tanggal 13 November yang lalu dan sudah membuat keputusan bersama. Menurut dia, hal itu tidak perlu dipublikasikan karena bersifat internal.
"Soal nama-nama yang diminta juga sudah ada. Namun tidak untuk dipublikasikan. Jadi bersifat internal," kata Achmad. (asa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




