“Kami memulai membangun usaha franchise di bidang kuliner dan minuman kemasan bersama teman kuliah, kakak, dan adik angkatan kuliah saya. Sempat berkembang pesat sebanyak 56 titik pasar di beberapa provinsi,” ungkap Bustomi, alumni perguruan tinggi negeri di Surabaya ini.
Lebih jauh Bustomi menjelaskan, untuk membangun wirausaha dan bisnis, terutama di situasi masih pandemi ini, pebisnis harus paham segmentasinya untuk menentukan target bisnis. "Baik segmentasi bidang dan jenis usaha dan bisnisnya, termasuk segmen pasar produk yang dipasarkannya," ucapnya.
“Terutama di awal pandemi saat bapak presiden kita mengumumkan resmi social distancing, memang membuat bisnis kami jatuh dan titik pasar bisnis kami menurun cukup tajam. Tapi dalam perkembangan waktu kemudian, akhirnya mencermati untuk melakukan ekspansi segmen pasar kami yang pas dan tepat di musim pandemi ini. Alhamdulillaah, berkah pandemi saat ini, kami mengalami peningkatan 20 titik pasar menjadi 83 titik pasar bisnis kami,” jelasnya.
Workshop Menyusun Strategis Bisnis Agar Tetap Eksis, juga menghadirkan narasumber dr. Yoga, Owner Rolag Cafe, yang saat ini sudah berkembang 6 titik pasar bisnis di Surabaya.









