Kuliah Inspiratif IIK STRADA Indonesia, Wali Kota Kediri Minta Milenial Harus Adaptif

Kuliah Inspiratif IIK STRADA Indonesia, Wali Kota Kediri Minta Milenial Harus Adaptif Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, dan Rektor IIK STRADA Indonesia, Sentot Imam Suprapto, di acara Kuliah Inspiratif di IIK STRADA Indonesia. Foto: Ist

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melibatkan milenial dalam perencanaan pembangunan, karena mereka dianggap memiliki banyak ide dan gagasan yang luar biasa dalam membangun daerah. Hal ini disampaikan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, saat menjadi pembicara dalam Kuliah Inspiratif di IIK STRADA Indonesia, Sabtu (8/1).

“Karena di Kota Kediri banyak usia milenial, kita ajak mereka berkolaborasi. Kota Kediri ini tidak bisa hanya dikembangkan oleh pemerintah saja, harus melibatkan milenial sehingga kotanya jadi cozy. Kita bisa lihat bahwa milenial memiliki kontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga memberi pesan di hadapan mahasiswa IIK STRADA Kediri, untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah. 

"Seorang milenial harus banyak berkolaborasi dan adaptif, sebab milenial tidak hanya bersaing di dalam negeri, namun juga di luar negeri. Bukan yang kuat yang bertahan, tapi yang bisa menyesuaikan diri. Jadi, orang yang bisa bertahan adalah orang adaptif. Kalau tidak, akan mati dengan sendirinya,” tuturnya.

Simak berita selengkapnya ...