Gus Muhaimin juga menjadi anggota DPR RI dari tahun 1999-sampai sekarang (6 periode), dan beberapa kali menjadi Pimpinan DPR RI. Di Pemerintahan, Gus Muhaimin pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
"Selain itu, masyarakat mengakui ketokohan beliau, sebagai sosok politikus yang merakyat, berkarakter, toleran, santun dan mampu berkoalisi dengan siapa saja demi kemaslahatan umat, kreatif, inovatif dan inspiratif," kata Yasin.
Ia memaparkan, Indonesia kini sedang menghadapi musuh besar kebhinekaan yaitu ideologi trans-nasional yang masuk ke dalam negeri dan mencoba mengganti ideologi bangsa kita dengan ideologi khilafah, kapitalisme, dan pasar bebas.
Yasin menilai, tantangan fundamentalisme pasar yang melahirkan rasa frustasi dan ketimpangan, semaraknya bibit-bibit anti-pluralisme dan anti-multikulturalisme yang mengancam persatuan bangsa.










