Antisipasi Penyebaran PMK Menjelang Iduladha, Pasar Hewan Ngawi Ditutup

Antisipasi Penyebaran PMK Menjelang Iduladha, Pasar Hewan Ngawi Ditutup Keadaan pasar hewan di salah satu wilayah Kecamatan Ngawi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi tutup seluruh pasar hewan usai jebolnya pertahanan dari penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) hingga waktu yang tidak ditentukan.

Upaya yang dilakukan Pemkab Ngawi untuk mengantisipasi masuknya penyakit yang menyerang hewan ternak, mulai dari pendirian pos penyekatan hingga pengecekan rapid tes ternyata tidak membuahkan hasil. Justru, laporan yang telah ditemukan, 49 hewan ternak di enam kecamatan di Ngawi sudah terpapar PMK.

"Memang ditemukan hewan ternak yang sudah terkena PMK, yang terakhir ada 49 Ekor terdiri dari sapi, kambing dan kerbau. Ini masih ada hasil tes yang belum turun ada kemungkinan bertambah," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Ngawi, Bonadi, melalui keterangan tertulis yang diterima BANGSAONLINE.com, Minggu (19/6/2022)

Selanjutnya, pihaknya menindaklanjuti dengan cara melakukan penutupan pasar hewan di seluruh wilayah Ngawi mulai tanggal 17 Juni 2022. Hal tersebut sudah disosialisasikan di seluruh pasar hewan di Ngawi.

Simak berita selengkapnya ...