Peringatan 100 Tahun Chairil Anwar di Madiun, Penuh Kegiatan Kesusastraan

Sementara itu Rektor Universitas PGRI Madiun, Dr. H. Supri Wahyudi Utomo siap mendukung penuh kegiatan-kegiatan semacam ini.

"Unipma memiliki perhatian yang serius terhadap pengembangan kebudayaan. Terbukti antara lain di kampus ini ada Pusat Studi Mataraman. Adanya pusat studi ini merupakan wujud kepedulian kampus terhadap pengembangan seni budaya di negeri ini, khususnya budaya Mataraman,'' ujarnya.

Menurutnya, Madiun kaya akan seniman. Tak hanya berkaliber nasional, tapi juga internasional. Sastrawan Jawa ternama di negeri ini juga berasal dari Madiun, yakni Tulis Setiyadi. Tulus malam itu juga hadir, tidak hanya membaca puisi tapi juga melantunkan geguritan.

Sejumlah akademisi juga tampak hadir memeriahkan acara ini, tidak hanya dari Universitas PGRI Madiun sebagai pendukung utama acara ini, tetapi ada pula dari Universitas Katolik Widya Mandala Madiun, IAI Al Khozini Sidoarjo, dan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: